Telnet & FTP

0 komentar

Samuel Deo Wibisono
11615063
3C (Teknik Komputer)


I. TUJUAN

*     Agar Mahasiswa dapat mempraktekkan konsep FTP pada jaringan komputer
*     Agar Mahasiswa memahami konsep dan cara kerja FTP
*     Agar Mahasiswa mampu  membangun FTP
*     Agar Mahasiswa mampu  melakukan troubleshooting FTP

II. LATAR BELAKANG

A. Definisi Telnet dan FTP (File Transper Protokol)

1. TELNET ( Tele Network)       
    Telnet (Telecommunication network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

Telnet digunakan untuk login ke komputer lain di Internet dan mengakses berbagai macam pelayanan umum, termasuk katalog perpustakaan dan berbagai macam database. Telnet memungkinkan pengguna untuk duduk didepan komputer yang terkoneksi ke internet dan mengakses komputer lain yang juga terkoneksi ke internet. Dengan kata lain koneksi dapat terjadi ke mesin lain di satu ruangan, satu kampus, bahkan setiap komputer di seluruh dunia.

Setelah terkoneksi, input yang diberikan pada keyboard akan mengontrol langsung ke remote computer tadi. Akan dapat diakses pelayanan apapun yang disediakan oleh remote machine dan hasilnya ditampilkan pada terminal lokal. Dapat dijalankan session interaktif normal (login, eksekusi command), atau dapat diakses berbagai service seperti: melihat catalog dari sebuah perpustakaan, dan masih banyak lagi service yang disediakan oleh masing-masing host pada di network TELNET menggunakan 2 program, yang satu adalah client (telnet) dan server (telnetd). Yang terjadi adalah ada dua program yang berjalan, yaitu software client yang dijalankan pada komputer yang meminta pelayanan tersebut dan software server yang dijalankan oleh komputer yang menghasilkan pelayanan tadi. Tugas dari client adalah:

     1.  Membuat koneksi network TCP (Transfer Control Protocol) dengan server.
     2.  Menerima inputan dari user
     3.  Mem-format kembali inputan dari user kemudian mengubah dalam bentuk format standar dan 
          dikirim ke server.
     4.  Menerima output dari server dalam format standard.
     5.  Mengubah format output tadi untuk ditampilkan pada layar.
     6.  Menginformasikan software jaringan bahwa komputer itu siap menerima koneksi.
     7.  Menunggu permintaan dalam bentuk format standar.
     8.  Melaksanakan permintaan tersebut.
     9.  Mengirim kembali hasil ke client dalam bentuk format standard.
    10. Menunggu permintaan selanjutnya..

          Telnet menggunakan koneksi pada Port Destination=23. Untuk interaksi banyak mesin maka dapat diganbarkan sebagai berikut : Telnet adalah program yang memungkinkan komputer host Internet anda menjadi terminal dari komputer host lain di Internet. Dengan ftp anda dapat membuka koneksi hanya untuk mentransfer file. Telnet memungkinkan anda untuk login sebagai pemakai pada komputer jarak jauh dan menjalankan program layanan Internet yang disediakan oleh computer tersebut. Telnet menyediakan akses langsung ke beragam layanan di Internet.

      Komputer host anda memang menyediakan beragam layanan, namun jika layanan tersebut tidak ada, anda bisa menggunakannya melalui Telnet. Misalnya ketika masyarakat Internet menulis interface untuk membantu pengguna lain, Telnet memungkinkan anda mengakses host mereka dan menggunakan interface yang mereka buat. Demikian juga ketika seorang membuat layanan yang bermanfaat, Telnet memungkinkan anda mengakses sumber daya informasi yang berharga ini.

2. File Transfer Protokol (FTP)
          File Transper Protokol adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang mensupport TCP/IP protokol. Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. FTP client adalah komputer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file (mengupload atau mendownload file).

Tujuan FTP server adalah sebagai berikut :
1. Untuk berbagi data.
2. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
3. Untuk menyediakan teempat penyimpanan bagi user.
4. Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.
 
      FTP sebenarnya cara yang tidak aman untuk mentransfer file karena file tersebut ditransfer tanpa melalui enkripsi terlebih dahulu tetapi melalui clear text. Mode text yang dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format Binary. Secara default, ftp menggunakan mode ASCII untuk transfer data. Karena pengirimannya tanpa enkripsi, maka username, password, data yang ditransfer, maupun perintah yang dikirim dapat di sniffing oleh orang dengan menggunakan protocol analyzer (Sniffer). Solusi yang digunakan adalah dengan menggunakan SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang dikirim terlebih dahulu dienkripsi (dikodekan).

      FTP biasanya menggunakan dua buah port yaitu port 20 dan 21 dan berjalan exclusively melalui TCP. FTP server Listen pada port 21 untuk incoming connection dari FTP client. Biasanya port 21 untuk command port dan port 20 untuk data port. Pada FTP server, terdapat 2 mode koneksi yaitu aktif mode dan pasif mode.  Berikut adalah contoh gambar FTP yang digunakan oleh client :


III. ALAT DAN BAHAN

1. PC (Personal Computer) yang memiliki OS Linux 10.4 atau 11.10
2. Switch
3. Kabel UTP tipe Straight
4. Tester 

IV. LANGKAH PERCOBAAN

    
1.    Jalankan perintah “dmesg | grep eth”, catat dan analisa hasilnya. Jika tidak ada keluaran konfirmasikan ke dosen/asisten praktikum.
2.      Lepaskan kabel jaringan, lakukan perintah mii-tool
3.      Pasangkan lagi kabel jaringan dan lakukan perintah mii-tool
4.      Catat hasil dari perintah “lspci” sebelum dan sesudah melepas kabel
5.     Jalankan perintah ”arp –a” dan catat hasilnya , buka beberap terminal baru lagi dan jalankan perintah ”ping no_ip_tujuan” ke beberapa komputer sebelah (tanya nomor IP tersebut ke teman). Pada terminal pertama lakukan perintah arp –a sekali lagi . Catat hasilnya dan bandingkan dengan hasil arp yang pertama, analisa hasilnya
6.      Jalankan perintah ”ifconfig”, catat hasilnya.
7.      Jalankan perintah route –n, catat hasilnya.
8.      Pastikan anda terhubung ke internet, mintalah tolong ke dosen/asisten praktikum jika belum bisa terhubung ke internet.
9.     Jalankan perintah ”traceroute” ke :
    202.154.187.3
    www.eepis-its.edu
    www.yahoo.com
Catat hasilnya

 V. HASIL


1.      Hasil perintah dmesg | grep eth.




 
2.      Hasil perintah mii-tool di saat kabel jaringan dilepas.

3.      Hasil perintah mii-tool di saat kabel jaringan dipasang .
4.      Hasil Perintah lspci adalah sebagai berkut :
5.      Perintah arp –a sebelum melakukan ping tidak muncul apapun tetapi setelah kita melakukan ping kekomputer lain maka terlihat gambar seperti dibawah ini :
6.      Hasil perintah ifconfig terlihat seperti gambar dibawah ini :
7.      Hasil perintah Route -n terlihat gambar dibawah ini :
8.      Memastikan computer /PC terhubung dengan internet.
9.      Hasil dari perintah  traceroute  terlihat seperti dibawah ini :

Daftar Pertanyaan
1.    Berikan kesimpulan hasil praktikum yang anda lakukan untuk masing-masing perintah.
2.       Berdasarkan hasil catatan praktikum anda, perintah lspci apa maksud keluaran itu ?
3.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah mii-tool apa maksud keluaran itu ?
4.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah arp -a  apa maksud hasil keluaran itu ?
5.       Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah ifconfig  apa maksud hasil keluaran itu?
6.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah route -n  apa maksud hasil keluaran itu ?




Jawaban :

1.  Dari semua perintah yang kami lakukan ternyata setiap perintah jika dijalankan mempunyai fungsi masing-masing, jika melakukan perintah yang terhubung dengan jaringan dan yang tidak terhubung dengan jaringan maka hasilnya akan berbeda.adapun kegunaan perintah-perintah tersebut :
             a. dmesg | grep eth yaitu Untuk mengecek ethernet card ada apa belum.
             b. mii-tool yaitu Untuk melihat apakah linknya sudah ada atau belum
             c. lspci Merupakan tools yang berada pada layer 1, dipakai untuk mengecek apakah interface
             jaringannya sudah terpasang atau belum. Apabila ditemukan Network controller atau
             Ethernet controller, artinya perangkat jaringan sudah siap digunakan.
             d. arp  -a Merupakan tools yang dipakai untuk melihat alamat NIC dari komputer yang
             terkoneksi secara langsung dengan kita.
             e. ifconfig yaitu Command yang dipakai untuk melihat interface dan alamat yang diberikan ke 
             interface tersebut
             f. Route -n untuk memeriksa tabel routing, menambah dan menghapus tabel routing

2. Perintah lspci  untuk menampilkan informasi semua tentang PCI didalam system dan semua device yang terhubung kepadanya. Jika ada tulisan Network controller atau Ethernel controller, artinya perangkat jaringan sudah siap digunakan.

3. perintah mii-tool yaitu untuk memeriksa status dari interface network / Media Independent Interface (MII).

4. Perintah arp –a untuk melakukan resolusi address atau  untuk melihat alamat NIC dari komputer yang sudah terkoneksi dengan komputer kita.

5. Perintah ifconfig untuk melihat interface dan alamat yang diberikan ke interface tersebut.

6. Perintah route -n untuk mengatur routing static untuk menjelaskan host atau network melalui interface setelah dikonfigurasi dengan ifconfig.

Networking Tools

0 komentar



NETWORK TOOLS

TUJUAN PEMBELAJARAN:
1.        Mahasiswa mampu menggunakan tools jaringan yang ada.
2.        Mahasiswa memahami perintah – perintah dasar konfigurasi jaringan
3.        Mahasiswa memahami konsep layering

DASAR TEORI

Dalam melakukan tugas-tugas administrasi sistem, administrator sistem mau tidak mau akan banyak berhubungan dengan tools – tools pendukung. Tanpa bantuan tool ini pekerjaan administrasi akan sulit dijalankan.

Network Management

Etherman
Etherman / Etherape adalah tools untuk memonitor jaringan dengan tampilan grafis. Tools ini dilengkapi dengan kemampuan menghasilkan grafik dari lapisan jaringan, mode IP dan TCP, serta menampilkan kegiatan network (jaringan) secara grafis. Kita dapat memfilter traffic apa saja yang mau ditampilkan secara grafis.

Tcp wrapper
TCP wrapper adalah sistem yang menyediakan fasilitas seperti firewall. Sebuah host (dengan beberapa service) diisolasi dari jaringan luar. Fungsi yang disediakan seperti log dari request dan access control.

Xmotd
Dipakai menuliskan atau menampilkan Message of the day, untuk setiap user yang login.

Samba
Memungkinkan  melakukan sharing file antar Sistem Operasi (OS).

Swatch
Swatch yang merupakan kependekan dari "Simple Watcher" dibuat untuk melakukan monitoring aktifitas dari suatu sistem, swatch akan berjalan sesuai dengan konfigurasi, di file inilah nantinya "pattern" yang akan di monitor dan aksi yang akan di lakukan apabila sesuai di definisikan/tentukan.


Dig
query server domain

Host
Memperoleh informasi nama domain

Nslookup

Tcp Dump
Mengcapture packet

Traceroute
Melakukan trace terhadap rute paket IP dari sistem ke sistem tujuan

Sniffit
Tools memberikan informasi detail tentang semua traffic jaringan


Tugas Pendahuluan :

Jelaskan cara penggunaan command dibawah ini beserta option yang digunakan dan artinya !
·         LSPCI
Merupakan tools yang berada pada layer 1, dipakai untuk mengecek apakah interface jaringannya sudah   terpasang atau belum. Apabila ditemukan Network controller atau Ethernel controller, artinya perangkat jaringan sudah siap digunakan.

·         MII-TOOL
Untuk melihat apakah linknya sudah ada atau belum

·          ARP
Merupakan tools yang dipakai untuk melihat alamat NIC dari komputer yang terkoneksi  secara langsung  dengan kita.

·         IFCONFIG
Command yang dipakai untuk melihat interface dan alamat yang diberikan ke interface tersebut

·         ROUTE
   Memeriksa tabel routing, menambah dan menghapus tabel routing

·         PING
 Memeriksa koneksi dengan protokol ICMP

·         TRACEROUTE
   Memeriksa tahapan koneksi

·         MTR
  Command gabungan ping dan traceroute

·         NETSTAT
   Untuk mengetahui port berapa saja yang terbuka untuk koneksi pada PC

·         NETCONFIG
    Command untuk konfigurasi ip secara permanen

Hasil Percobaan
1.      Jalankan perintah “dmesg | grep eth”, catat dan analisa hasilnya. Jika tidak ada keluaran konfirmasikan     ke dosen/asisten praktikum.

[    4.807601] eth0: Tigon3 [partno(BCM95764m) rev 5784100] (PCI Express) MAC address 00:26:22:15:d6:77
[    4.807606] eth0: attached PHY is 5784 (10/100/1000Base-T Ethernet) (WireSpeed[1])
[    4.807608] eth0: RXcsums[1] LinkChgREG[0] MIirq[0] ASF[0] TSOcap[1]
[    4.807611] eth0: dma_rwctrl[76180000] dma_mask[64-bit]
[   15.367720] ADDRCONF(NETDEV_UP): eth0: link is not ready
[  463.903985] tg3: eth0: Link is up at 100 Mbps, full duplex.
[  463.903990] tg3: eth0: Flow control is on for TX and on for RX.
[  463.904304] ADDRCONF(NETDEV_CHANGE): eth0: link becomes ready
[  465.104895] tg3: eth0: Link is down.
[  473.341115] tg3: eth0: Link is up at 100 Mbps, full duplex.
[  473.341120] tg3: eth0: Flow control is on for TX and on for RX.
[  474.147381] tg3: eth0: Link is down.
[  474.612621] eth0: no IPv6 routers present
[  475.920667] tg3: eth0: Link is up at 100 Mbps, full duplex.
[  475.920672] tg3: eth0: Flow control is on for TX and on for RX.
[  477.340760] tg3: eth0: Link is down.
[  495.130885] tg3: eth0: Link is up at 100 Mbps, full duplex.
[  495.130890] tg3: eth0: Flow control is on for TX and on for RX.
[  495.352259] tg3: eth0: Link is down.
[  496.913501] tg3: eth0: Link is up at 100 Mbps, full duplex.
[  496.913506] tg3: eth0: Flow control is on for TX and on for RX.


2.      Lepaskan kabel jaringan, lakukan perintah mii-tool
     
root@lab-3-laptop:/home/lab-3# mii-tool
eth0: no link

3.      Pasangkan lagi kabel jaringan dan lakukan perintah mii-tool

root@lab-3-laptop:/home/lab-3# mii-tool
eth0: negotiated 100baseTx-FD flow-control, link ok


4.      Catat hasil dari perintah “lspci” sebelum dan sesudah melepas kabel

sebelum :
root@lab-3-laptop:/home/lab-3# lspci
00:00.0 Host bridge: Intel Corporation Mobile 4 Series Chipset Memory Controller Hub (rev 07)
00:02.0 VGA compatible controller: Intel Corporation Mobile 4 Series Chipset Integrated Graphics Controller (rev 07)
00:02.1 Display controller: Intel Corporation Mobile 4 Series Chipset Integrated Graphics Controller (rev 07)
00:1a.0 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI Controller #4 (rev 03)
00:1a.1 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI Controller #5 (rev 03)
00:1a.7 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB2 EHCI Controller #2 (rev 03)
00:1b.0 Audio device: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) HD Audio Controller (rev 03)
00:1c.0 PCI bridge: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) PCI Express Port 1 (rev 03)
00:1c.1 PCI bridge: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) PCI Express Port 2 (rev 03)
00:1c.2 PCI bridge: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) PCI Express Port 3 (rev 03)
00:1c.4 PCI bridge: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) PCI Express Port 5 (rev 03)
00:1d.0 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI Controller #1 (rev 03)
00:1d.1 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI Controller #2 (rev 03)
00:1d.2 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI Controller #3 (rev 03)
00:1d.3 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI Controller #6 (rev 03)
00:1d.7 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB2 EHCI Controller #1 (rev 03)
00:1e.0 PCI bridge: Intel Corporation 82801 Mobile PCI Bridge (rev 93)
00:1f.0 ISA bridge: Intel Corporation ICH9M LPC Interface Controller (rev 03)
00:1f.2 IDE interface: Intel Corporation ICH9M/M-E 2 port SATA IDE Controller (rev 03)
00:1f.3 SMBus: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) SMBus Controller (rev 03)
00:1f.5 IDE interface: Intel Corporation ICH9M/M-E 2 port SATA IDE Controller (rev 03)
00:1f.6 Signal processing controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) Thermal Subsystem (rev 03)
04:00.0 Network controller: Intel Corporation Wireless WiFi Link 5100
05:00.0 Ethernet controller: Broadcom Corporation NetXtreme BCM5764M Gigabit Ethernet PCIe (rev 10)
07:00.0 System peripheral: JMicron Technology Corp. SD/MMC Host Controller
07:00.2 SD Host controller: JMicron Technology Corp. Standard SD Host Controller
07:00.3 System peripheral: JMicron Technology Corp. MS Host Controller
07:00.4 System peripheral: JMicron Technology Corp. xD Host Controller
08:00.0 CardBus bridge: O2 Micro, Inc. OZ601/6912/711E0 CardBus/SmartCardBus Controller (rev 40)

sesudah :
root@lab-3-laptop:/home/lab-3# lspci
00:00.0 Host bridge: Intel Corporation Mobile 4 Series Chipset Memory Controller Hub (rev 07)
00:02.0 VGA compatible controller: Intel Corporation Mobile 4 Series Chipset Integrated Graphics Controller (rev 07)
00:02.1 Display controller: Intel Corporation Mobile 4 Series Chipset Integrated Graphics Controller (rev 07)
00:1a.0 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI Controller #4 (rev 03)
00:1a.1 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI Controller #5 (rev 03)
00:1a.7 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB2 EHCI Controller #2 (rev 03)
00:1b.0 Audio device: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) HD Audio Controller (rev 03)
00:1c.0 PCI bridge: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) PCI Express Port 1 (rev 03)
 
07:00.3 System peripheral: JMicron Technology Corp. MS Host Controller
07:00.4 System peripheral: JMicron Technology Corp. xD Host Controller
08:00.0 CardBus bridge: O2 Micro, Inc. OZ601/6912/711E0 CardBus/SmartCardBus Controller (rev 40)

5.      jalankan perintah ”arp –a” dan catat hasilnya , buka beberapa terminal baru lagi dan jalankan perintah ”ping no_ip_tujuan” ke beberapa komputer sebelah (tanya nomor IP tersebut ke teman). Pada terminal pertama lakukan perintah arp –a sekali lagi . Catat hasilnya dan bandingkan dengan hasil arp yang pertama, analisa hasilnya

burton.ti.polnes.ac.id (172.10.0.154) at 00:15:17:5f:db:ec [ether] on eth0
? (172.10.0.1) at 68:ef:bd:50:7c:3f [ether] on eth0

burton.ti.polnes.ac.id (172.10.0.154) at 00:15:17:5f:db:ec [ether] on eth0
lab3-pc21-laptop.local (172.10.0.11) at 00:26:22:1d:3f:80 [ether] on eth0
? (172.10.0.1) at 68:ef:bd:50:7c:3f [ether] on eth0


6.      Jalankan perintah ”ifconfig”, catat hasilnya.

eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:26:22:15:d6:77 
          inet addr:172.10.0.77  Bcast:172.10.0.255  Mask:255.255.255.0
          inet6 addr: fe80::226:22ff:fe15:d677/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:20856 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:8166 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:12814720 (12.8 MB)  TX bytes:599789 (599.7 KB)
          Interrupt:18

lo        Link encap:Local Loopback 
          inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
          inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
          UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
          RX packets:79 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:79 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:0
          RX bytes:6152 (6.1 KB)  TX bytes:6152 (6.1 KB)

wlan0     Link encap:Ethernet  HWaddr 00:1e:65:73:d8:18 
          inet6 addr: fe80::21e:65ff:fe73:d818/64 Scope:Link
          UP BROADCAST MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:6 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:588 (588.0 B)

7.     Jalankan perintah route –n, catat hasilnya. 

  root@lab-3-laptop:/home/lab-3# route -n
Kernel IP routing table
Destination     Gateway         Genmask         Flags Metric Ref    Use Iface
172.10.0.0      0.0.0.0         255.255.255.0   U     1      0        0 eth0
169.254.0.0     0.0.0.0         255.255.0.0     U     1000   0        0 eth0
0.0.0.0         172.10.0.1      0.0.0.0         UG    0      0        0 eth0

8.  Pastikan anda terhubung ke internet, mintalah tolong ke dosen/asisten praktikum jika belum bisa terhubung ke internet.

9.      Jalankan perintah ”traceroute” dan ”mtr” ke :
root@lab-3-laptop:/home/lab-3# traceroute 202.154.187.3
traceroute to 202.154.187.3 (202.154.187.3), 30 hops max, 60 byte packets
 1  172.10.0.1 (172.10.0.1)  188.118 ms  188.272 ms  188.463 ms
 2  192.168.212.9 (192.168.212.9)  1.014 ms  1.018 ms  1.005 ms
 3  193.subnet118-97-208.static.astinet.telkom.net.id (118.97.208.193)  1.733 ms  1.838 ms  2.029 ms
 4  218.100.32.157 (218.100.32.157)  19.170 ms  19.145 ms  19.100 ms
 5  218.100.32.182 (218.100.32.182)  19.123 ms  19.118 ms  19.094 ms
 6  202.154.187.242 (202.154.187.242)  20.841 ms  19.994 ms  19.983 ms
 7  * * *
 8  * * *
 9  * * *
10  * * *
11  * * *
12  * * *
13  * * *
14  * * *
15  * * *
16  * * *
17  * * *
18  * * *
19  * * *
20  * * *
21  * * *
22  * * *
23  * * *
24  * * *
25  * * *
26  * * *
27  * * *
28  * * *
29  * * *
30  * * *

mtr:
esolver: Received error response 2. (server failure)er of fields   quit
                                                   Packets               Pings
 Host                                            Loss%   Snt   Last   Avg  Best  Wrst StDev
 1. 172.10.0.1                                   50.0%    12  192.8 197.3 162.5 227.1  21.8
 2. 192.168.212.9                                 0.0%    12    0.4   0.4   0.3   0.4   0.0
 3. 193.subnet118-97-208.static.astinet.telkom.n  8.3%    12    1.6  18.4   1.1 180.0  53.7
 4. 218.100.32.157                               25.0%    12   18.6  18.6  18.4  18.8   0.1
 5. 218.100.32.182                                8.3%    12   18.7  19.1  18.6  20.3   0.6
 6. 202.154.187.242                               8.3%    12   20.0  19.9
 18.9  21.3   0.8

 
10.      Buka halaman http://www.eepis-its.edu dengan web browser, kemudian sebelum koneksi selesai, buka terminal dan catat hasil koneksi dengan perintah “netstat -natu”

root@lab-3-laptop:/home/lab-3# netstat -natu
Active Internet connections (servers and established)
Proto Recv-Q Send-Q Local Address           Foreign Address         State     
tcp        0      0 127.0.0.1:631           0.0.0.0:*               LISTEN    
tcp        0      1 172.10.0.13:57809       91.189.92.188:80        SYN_SENT  
tcp        0      1 172.10.0.13:36851       202.9.85.27:80          SYN_SENT  
tcp6       0      0 ::1:631                 :::*                    LISTEN    
udp        0      0 0.0.0.0:39123           0.0.0.0:*                         
udp        0      0 0.0.0.0:5353            0.0.0.0:*  


11.      Jalankan perintah netconfig, isikan data berikut ip: 192.168.1.xx (xx mulai 1-254, koordinasikan dengan teman anda agar tidak ada yang memakai nomor yang anda ambil. Isikan juga netmask :255.255.255.0 yang lain dikosongi terlebih dahulu dan tekan tombol OK.

ganti ip 192.168.1.33

12.      Selanjutnya jalankan perintah ifconfig catat hasilnya. Bandingkan dengan ketika anda menjalankan perintah ifconfig pada nomor 6, apa hasilnya ?

root@lab-3-laptop:/home/lab-3# ifconfig
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:26:22:15:d6:77 
          inet addr:192.168.1.33  Bcast:192.168.1.255  Mask:255.255.255.0
          inet6 addr: fe80::226:22ff:fe15:d677/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:57192 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:18899 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:23261533 (23.2 MB)  TX bytes:1519959 (1.5 MB)
          Interrupt:18

lo        Link encap:Local Loopback 
          inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
          inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
          UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
          RX packets:100 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:100 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:0
          RX bytes:7792 (7.7 KB)  TX bytes:7792 (7.7 KB)

wlan0     Link encap:Ethernet  HWaddr 00:1e:65:73:d8:18 
          inet6 addr: fe80::21e:65ff:fe73:d818/64 Scope:Link
          UP BROADCAST MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:6 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:588 (588.0 B)


13.      Jalankan perintah netstat, catat hasilnya
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9676     /var/run/dbus/system_bus_socket
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9675    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9673     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9672    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9670     @/tmp/.X11-unix/X0
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9669    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9666     /tmp/orbit-lab-3/linc-679-0-7c1a987ed927b
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9665    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9664     /tmp/orbit-lab-3/linc-648-0-4780ded16fd4
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9663    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9638     /tmp/orbit-lab-3/linc-679-0-7c1a987ed927b
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9637    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9634     /tmp/orbit-lab-3/linc-602-0-1a9248229b08d
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9633    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9631     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9630    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9629     @/tmp/.ICE-unix/1497
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9628    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9622     @/tmp/.X11-unix/X0
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9621    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9452     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9451    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9445     /var/run/dbus/system_bus_socket
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9444    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9442     @/tmp/.X11-unix/X0
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9441    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9406     @/tmp/.ICE-unix/1497
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9405    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9377     @/tmp/.X11-unix/X0
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9376    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9286     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9285    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9284     /tmp/orbit-lab-3/linc-66f-0-6b224a0138c93
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9283    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9280     /tmp/orbit-lab-3/linc-602-0-1a9248229b08d
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9279    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9272     /var/run/dbus/system_bus_socket
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9271    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9267     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9266    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9263     /tmp/orbit-lab-3/linc-66d-0-7a0c7a9a2f4cd
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9262    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9259     /tmp/orbit-lab-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9235    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9234     /tmp/orbit-lab-3/linc-61e-0-ec98aa849b4f
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9233    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9227     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9226    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9224     /tmp/orbit-lab-3/linc-61e-0-ec98aa849b4f
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9223    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9217     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9216    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9215     /home/lab-3/.pulse/ee9de65652d17935bec1e95450642887-runtime/native
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9214    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9206     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9205    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9195     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9194    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9177     /var/run/dbus/system_bus_socket
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9176    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9175     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9174    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9167     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9166    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9146     @/tmp/dbus-jDlgs11fvC
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9145    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9144     /tmp/orbit-lab-3/linc-61e-0-ec98aa849b4f
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9143    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9142     /tmp/orbit-lab-3/linc-61e-0-ec98aa849b4f
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9141    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9139     /tmp/orbit-lab-3/linc-65f-0-1c48dce11b5cf
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9138    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9140     /tmp/orbit-lab-3/linc-660-0-44c81dbd1aaba
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9137    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9136     /tmp/orbit-lab-3/linc-661-0-70c4d47ee498b
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9135    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9134     /tmp/orbit-lab-3/linc-65b-0-59864f4fe22d3
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9133    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9130     /tmp/orbit-lab-3/linc-65f-0-1c48dce11b5cf
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9129    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     9128     /tmp/orbit-lab-3/linc-602-0-1a9248229b08d
/var/run/dbus/system_bus_socket
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     4298    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     4291    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     4290    
unix  2      [ ]         DGRAM                    4287    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     4229     /var/run/dbus/system_bus_socket
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     4228    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     4224    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     4223    
unix  3      [ ]         DGRAM                    2738    
unix  3      [ ]         DGRAM                    2737    
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     2701     @/com/ubuntu/upstart
unix  3      [ ]         STREAM     CONNECTED     2700    


root@lab-3-laptop:/home/lab-3# /etc/init.d/networking restart
 * Reconfiguring network interfaces...                                               [ OK ]




Daftar Pertanyaan :


1.      Berikan kesimpulan hasil praktikum yang anda lakukan untuk masing-masing perintah.

2.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda, perintah lspci apa maksud keluaran itu

3.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah mii-tool apa maksud keluaran itu

4.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah arp -a apa maksud hasil keluaran itu

5.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah ifconfig apa maksud hasil keluaran itu

6.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah route -n apa maksud hasil keluaran itu

7.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah traceroute apa maksud hasil keluaran itu

8.      Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah mtr apa maksud hasil keluaran itu

9.       Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah netstat apa maksud hasil keluaran itu

Jawab :

1.       Dengan melihat hasil praktikum yang telah dilakukan , maka dapat disimpulkan bahwa setiap perintah memiliki fungsi yang spesifik. Kondisi jaringan juga dapat menentukkan hasil dari perintah tersebut, hasil percobaan akan berbeda jika sedang terkoneksi pada jaringan dan ketika tidak terkoneksi

2.      Perintah lspci berfungsi untuk memeriksa apakah interface pada jaringannya sudah terpasang atau tidak. Apabila ditemukan Network controller atau Ethernet Controller, artinya perangkat jaringan sudah siap digunakan.

3.      Perintah mii-tool berfungsi untuk melihat status dari interface network dan untuk melihat apakah linknya sudah  tersedia atau belum .

4.       Perintah arp -a untuk melihat alamat NIC (Network Interface Card) dari komputer yang terkoneksi secara langsung dengan pc atau leptop yang kita gunakan.

5.      Perintah if-config berfungsi untuk melihat interface dan alamat yang diberikan ke interface tersebut.

6.      Perintah route –n berfungsi untuk mengatur routing static yang menjelaskan host atau network melalui interface setelah dikonfigurasi dengan ifconfig.

7.      Rute paket IP dari sistem ke sistem tujuan adalah hasil dari keluaran ketika melakukan perintah traceroute

8.       Memonitor rute paket IP dari sistem ke sistem tujuan adalah hasil dari keluaran ketika melakukan perintah mtr

9.      Mengetahui port berapa saja yang terbuka untuk koneksi pada PC adalah hasil dari keluaran ketika melakukan perintah netstat.